Makassar – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan mengunjungi War Room Pemkot Makassar, sebuah pusat kendali yang didedikasikan untuk memantau dan mengelola berbagai program pembangunan serta kebijakan ekonomi daerah. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah kota Makassar dan BI dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BI Perwakilan Sulawesi Selatan, Budi Satria, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Makassar, serta memastikan bahwa kebijakan-kebijakan ekonomi yang diterapkan dapat berjalan secara efektif.
“Kami ingin memastikan bahwa proses perencanaan dan pengelolaan ekonomi daerah berjalan dengan baik. Melalui War Room ini, Pemkot Makassar dapat memantau perkembangan ekonomi secara real-time dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Ini adalah langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Budi.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Wali Kota Makassar serta sejumlah pejabat terkait, turut dibahas juga bagaimana meningkatkan kolaborasi dalam mengatasi tantangan ekonomi, seperti inflasi dan ketimpangan distribusi sumber daya. Pemkot Makassar menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kerja sama ini sangat penting. Dengan adanya War Room yang memanfaatkan teknologi terkini, kami bisa lebih cepat merespons dinamika ekonomi. Kami juga berharap BI bisa terus memberikan arahan dan bimbingan kepada kami untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih baik,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi Pemkot Makassar untuk memperkenalkan lebih banyak inisiatif berbasis teknologi yang dapat meningkatkan pengelolaan ekonomi daerah dan memfasilitasi percepatan pembangunan.(*)












