MAKASSAR, Senin, 14 September 2026 — Kecamatan Ujung Pandang menjadi tujuan kunjungan studi lapangan peserta Pendidikan Kepamongprajaan (PKA) Angkatan XXI Provinsi Sulawesi Tenggara. Kedatangan rombongan ini disambut secara hangat oleh Camat Ujung Pandang beserta seluruh jajaran, dalam sebuah kegiatan yang menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik penyelenggaraan pemerintahan antar daerah.
Dalam sambutannya, Camat Ujung Pandang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terpilihnya Kecamatan Ujung Pandang sebagai lokasi studi lapangan. “Kami menyambut baik kedatangan seluruh peserta PKA Angkatan XXI Provinsi Sulawesi Tenggara. Semoga kunjungan ini dapat memberikan manfaat, inspirasi, serta memperkuat silaturahmi dan kerjasama antar wilayah kita,” ujarnya.
Pada sesi pemaparan, Camat Ujung Pandang secara rinci menjelaskan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar yang telah dan sedang berjalan di wilayah Kecamatan Ujung Pandang. Mulai dari inovasi pelayanan publik yang memudahkan masyarakat, program penataan lingkungan dan kebersihan, hingga upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Para peserta tampak antusias mendengarkan serta aktif mengajukan pertanyaan terkait strategi, tantangan, dan capaian yang telah diraih.
Tidak cukup dengan diskusi di ruangan, para peserta juga diajak turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan penerapan program secara nyata di tengah masyarakat. Dua lokasi utama yang menjadi tujuan kunjungan lapangan adalah:
✅ TPS3R Karebosi, Kelurahan Baru — Di lokasi ini, peserta melihat langsung bagaimana sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat beroperasi. Mulai dari pemilahan sampah di sumber, pengumpulan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah menjadi barang bernilai ekonomi. Peserta mempelajari bagaimana partisipasi masyarakat dibangun dan dijaga agar program kebersihan dapat berjalan berkelanjutan.
✅ Urban Farming di Kelurahan Pisang Selatan — Kunjungan berikutnya berfokus pada program pertanian perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan pemukiman untuk penanaman sayuran dan tanaman pangan. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan asri. Para peserta tampak tertarik melihat bagaimana inovasi ini dijalankan oleh warga secara swadaya.
Melalui pengamatan langsung di kedua lokasi tersebut, para peserta dapat memahami bahwa keberhasilan sebuah program pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di atas kertas, melainkan oleh komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankannya dengan konsisten.
Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk saling berbagi pengalaman, pembelajaran, dan praktik baik. Setiap daerah tentunya memiliki karakteristik, tantangan, dan solusi yang berbeda. Dengan saling berkunjung dan belajar, kita dapat mengambil hal-hal positif yang relevan untuk diterapkan di daerah masing-masing, sekaligus menyempurnakan apa yang sudah ada.
Semoga kunjungan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar membawa inspirasi dan perubahan positif. Semoga silaturahmi antara Kecamatan Ujung Pandang dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus terjalin erat, saling menguatkan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan yang lebih baik, lebih responsif, dan lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat.(*)












