PopulerNews.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memerintahkan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo berangkat keMamuju, untuk menangani dampak gempa Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan Magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1).
Letjen Doni diperintahkan oleh PresidenJokowi berangkat bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Mensos Risma. Menurut Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah, perintah dari PresidenJokowi keluar di saat Doni Monardobersiap siap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI.
“Mendengar kabar terjadinya gempa diMamuju Sulbar, Presiden memerintahkan Pak Doni dan Mensos Risma berangkat ke Mamuju dan segera merubah rencana, berangkat keMamuju Sulawesi Barat,” ungap Egy dalam pernyataan singkatnya di Jakarta, Jumat.
Egy juga menjelaskan, Doni Monardojuga telah menginstruksikan helikopter BNPB menuju lokasi bencana. “Ada empat helikopter BNPB dikerahkan,” lanjut Egy yang turut serta mendampingi Letjen Doni Monardosebelum bertolak ke Mamuju Sulbar.
Sebelumnya BMKG menyatakan parameter gempa terjadi pada pukul 01.28 WIB yang berpusat 6 km di timur laut Majene. Pusat gempa memiliki kedalaman 10 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami. BPBD KabupatenMamuju juga telah melaporkan perkembangan terkini dampak gempa Sulbar.
Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.(**)












