Petugas Damkar Makassar Berhasil Kendalikan Kebakaran di Perumahan Taman Toraja

  • Bagikan

Makassar, – Kebakaran hebat yang terjadi di Perumahan Taman Toraja, Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu pagi, berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran Kota Makassar setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman. Meskipun api berhasil dipadamkan, insiden ini memakan korban jiwa, seorang lansia bernama Aminah (72) yang terjebak di dalam rumahnya.

Menurut saksi mata, api mulai muncul sekitar pukul 06.30 WITA. Diduga kebakaran bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah di kawasan tersebut. Api dengan cepat merembet ke beberapa bagian rumah lain sebelum akhirnya ditangani oleh petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima.

“Kami segera memobilisasi enam unit pemadam kebakaran dan langsung melakukan tindakan untuk mengisolasi api agar tidak menyebar lebih luas,” ujar Komandan Tim Damkar, Faisal.

Meskipun proses pemadaman berlangsung cepat, tantangan terbesar bagi petugas adalah menyelamatkan penghuni rumah. Aminah, seorang lansia yang tinggal sendirian, tidak sempat dievakuasi. Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kamar tidurnya. Pihak keluarga korban sangat terpukul oleh kejadian ini, mengingat Aminah tinggal sendiri di rumah tersebut.

“Petugas berusaha semaksimal mungkin, tapi sayangnya kondisi api yang sangat cepat menyebar menyulitkan proses evakuasi,” tambah Faisal.

Sementara itu, pihak kepolisian yang tiba di lokasi pasca pemadaman sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran. Warga sekitar juga dikerahkan untuk membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

Kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan listrik di rumah-rumah warga, terutama yang dihuni oleh lansia. Pemerintah Kota Makassar diharapkan segera melakukan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran serta perlindungan bagi kelompok rentan seperti lansia.

Warga sekitar pun kini semakin waspada dan berharap adanya tindakan preventif dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah mereka.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *