Makassar, – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Jl. Juanda, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi, 7 Juli 2024. Insiden ini mengejutkan warga setempat, yang segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar. Kobaran api yang tiba-tiba muncul, dengan cepat menyebar, mengancam rumah-rumah di sekitarnya yang berada di kawasan padat penduduk.
Menurut saksi mata, api mulai terlihat sekitar pukul 10.00 WITA. Warga yang tinggal di sekitar lokasi segera berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum tim pemadam tiba. “Kami panik karena api tiba-tiba membesar, banyak dari kami langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Kami khawatir kalau api akan menjalar ke rumah-rumah lain,” ujar salah satu warga, Siti, yang tinggal di rumah sebelah lokasi kebakaran.
Tidak lama setelah laporan diterima, Tim Damkarmat Kota Makassar langsung bergerak cepat dan mengerahkan beberapa unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Namun, akses ke lokasi yang sempit dan padatnya bangunan di sekitar membuat upaya pemadaman sedikit terhambat. Mobil pemadam harus ditempatkan agak jauh dari lokasi kejadian, sehingga petugas harus menarik selang air cukup panjang untuk menjangkau titik api.
Kepala Bidang Operasi Damkarmat Kota Makassar, Andi Faisal, menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang mereka hadapi dalam penanganan kebakaran kali ini adalah kepadatan bangunan dan akses jalan yang terbatas. “Kami mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran dan menurunkan puluhan personel ke lokasi. Namun, tantangan utama adalah akses yang sulit dijangkau oleh armada kami. Kami harus menarik selang air dari jarak cukup jauh untuk bisa menjangkau titik api,” ujar Faisal.
Petugas pemadam kebakaran bekerja keras selama kurang lebih dua jam untuk mengendalikan kobaran api yang terus merambat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah kerugian material diperkirakan cukup besar karena rumah tersebut hampir habis dilalap api.(*)












