Makassar, – 21 Oktober 2024, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Penyusunan Program Kerja Mahasiswa Magang 2024 yang berfokus pada edukasi dan penyebaran informasi mengenai prinsip-prinsip perlindungan perempuan dan anak. Mengusung tema “Desiminasi Informasi Edukasi Prinsip Belajar, Layanan, Kolaboratif, dan Inovatif,” kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi preventif kepada masyarakat dalam upaya mencegah kekerasan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak di Kota Makassar.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPTD PPA Kota Makassar ini melibatkan mahasiswa magang dari enam kampus di Kota Makassar dengan beragam latar belakang jurusan. Melalui kolaborasi ini, UPTD PPA Makassar menekankan pentingnya prinsip belajar, pelayanan, kolaborasi, dan inovasi dalam menjalankan tugas-tugas yang berhubungan dengan perlindungan perempuan dan anak.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD PPA Kota Makassar menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa magang ini adalah langkah strategis untuk menyebarkan informasi yang dapat membantu masyarakat memahami isu-isu perlindungan perempuan dan anak. Beliau menambahkan bahwa dengan bantuan mahasiswa, UPTD PPA dapat menyajikan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami, khususnya dalam bentuk infografis dan video edukasi.
“Melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif ini, kami berharap informasi yang disusun dapat menjangkau kelompok rentan, seperti perempuan dan anak, dan memberikan edukasi yang bermanfaat dalam mencegah kekerasan,” ungkapnya.
Selama kegiatan, para mahasiswa diberikan pelatihan untuk menyusun program/kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Produk infografis dan video edukasi yang dihasilkan akan disebarluaskan di media sosial dan platform online lainnya untuk menjangkau lebih banyak orang. Diharapkan produk informasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan serta cara-cara melaporkan kasus kekerasan.
Salah satu perwakilan mahasiswa mengungkapkan antusiasme mereka dalam terlibat dalam program ini. “Kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan tentang isu-isu kekerasan pada perempuan dan anak. Kami berharap produk yang kami hasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu menyebarkan informasi penting ini,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret UPTD PPA Kota Makassar dalam mendorong inovasi dan kolaborasi antarsektor, serta mendukung pengembangan program edukasi dan pencegahan kekerasan yang efektif. Keterlibatan mahasiswa dalam penyusunan program kerja ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam menghadapi isu-isu sosial yang semakin kompleks.(*)












