Lokakarya Program City-to-City Makassar-Yokohama: Percepat Upaya Dekarbonisasi di Indonesia

  • Bagikan

Makassar, – Kota Makassar, yang terletak di pulau Sulawesi, kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Pada hari ini, digelar lokakarya bertajuk “City-to-City Program: Makassar-Yokohama” yang bertujuan untuk mempercepat upaya dekarbonisasi melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara pemerintah Kota Makassar dan Kota Yokohama, Jepang. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional yang mendukung pencapaian target pengurangan emisi karbon dan perubahan iklim yang lebih baik.

Pada acara tersebut, para pejabat, perwakilan sektor bisnis, akademisi, dan aktivis lingkungan kedua kota hadir untuk berdiskusi dan merancang langkah-langkah praktis dalam mempercepat transisi menuju kota yang lebih hijau dan rendah karbon. Program City-to-City, yang sudah dijalankan sejak tahun 2020, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Makassar dalam merancang kebijakan, teknologi, serta solusi-solusi berbasis kota untuk mengurangi jejak karbon di masa depan.

Kota Yokohama, yang sudah memiliki pengalaman dalam hal pengelolaan lingkungan dan infrastruktur ramah lingkungan, berbagi berbagai strategi dekarbonisasi yang telah mereka implementasikan. Salah satu strategi unggulan yang dibagikan adalah penggunaan energi terbarukan secara massal dan implementasi sistem transportasi yang berkelanjutan, termasuk penggunaan kendaraan listrik dan perencanaan ruang kota yang lebih efisien.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah langkah penting untuk mempersiapkan masa depan kota yang lebih ramah lingkungan. “Kami ingin Makassar menjadi kota yang tangguh dalam menghadapi perubahan iklim. Berbagai strategi dekarbonisasi yang dipelajari dari Yokohama akan menjadi bagian dari rencana besar untuk mewujudkan visi tersebut,” ujarnya.

Salah satu isu yang menjadi perhatian utama dalam lokakarya ini adalah pengelolaan sampah, yang merupakan salah satu kontributor utama emisi karbon di banyak kota besar, termasuk Makassar. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga membahas peluang untuk meningkatkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi terkini dan konsep ekonomi sirkular.

Dengan kolaborasi yang terjalin antara Makassar dan Yokohama ini, diharapkan langkah-langkah dekarbonisasi dapat lebih cepat direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat serta mendukung pemenuhan target Indonesia dalam upaya mengurangi emisi karbon hingga 29% pada 2030 mendatang.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *