Makassar – Pemkot Makassar menerima kunjungan resmi dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan di War Room Pemkot Makassar pada Senin (3/2/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, serta memastikan kebijakan ekonomi daerah tetap dapat beradaptasi dengan dinamika ekonomi global.
Kepala BI Sulawesi Selatan, Budi Satria, mengungkapkan bahwa tantangan global seperti inflasi, fluktuasi harga komoditas, serta dampak perubahan iklim membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi inisiatif Pemkot Makassar yang telah membangun War Room sebagai pusat pengambilan keputusan berbasis data. Dengan fasilitas ini, Makassar dapat merespons dengan cepat setiap perubahan yang terjadi di pasar global,” ujar Budi Satria.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menyatakan bahwa Pemkot Makassar sangat terbuka untuk bekerja sama dengan BI dalam upaya mengelola ketidakpastian ekonomi global. “Kami menyadari bahwa ekonomi global sangat berpengaruh terhadap ekonomi daerah. Oleh karena itu, kami harus bekerja sama dengan BI untuk merumuskan kebijakan yang adaptif dan berbasis data, agar dapat mengurangi dampak negatif terhadap masyarakat,” kata Danny Pomanto.
Selain membahas tantangan ekonomi global, kedua belah pihak juga menekankan pentingnya memperkuat sektor UMKM di Makassar. Mereka sepakat bahwa UMKM merupakan kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. BI Sulsel akan terus memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan agar UMKM di Makassar dapat bertumbuh dan berkembang di era digital.
Semoga berita-berita ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kunjungan Bank Indonesia Sulawesi Selatan ke War Room Pemkot Makassar dan fokus pada kerja sama ekonomi yang erat antara kedua belah pihak.(*)












