MAKASSAR – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi hadir di Kota Makassar melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota.
Soft launching dapur MBG digelar di Dapur Losari 99, kawasan Centre Point of Indonesia (CPI), Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Jumat (17/10/2025).
Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang datang mewakili komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Turut hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, Camat Tamalate Emil Yudiyanto Tadjuddin, serta unsur Forkopimda.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa program MBG ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Kebutuhan gizi seimbang bukan sekadar urusan menjaga tubuh tetap sehat, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi tangguh dan masa depan bangsa yang berdaya. Pemerintah Kota Makassar menyambut baik program ini dan siap berkolaborasi agar pelaksanaannya bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Aliyah.
Ia menambahkan, pelaksanaan dapur makan bergizi gratis merupakan bentuk konkret kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, dan lansia.
Aliyah berharap dapur MBG dapat menjadi model percontohan di wilayah lain di Makassar sehingga semangat gotong royong dalam menyediakan makanan sehat bisa tumbuh di berbagai lingkungan.
Program ini sendiri merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Badan Gizi Nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar.
Selain menyediakan makanan bergizi gratis, dapur MBG juga diharapkan menjadi pusat edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, pengolahan bahan makanan sehat, serta pengurangan makanan terbuang (food waste).
Aliyah Mustika Ilham meninjau langsung area dapur dan berinteraksi dengan para petugas pelaksana. Ia memberikan arahan agar seluruh proses mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan dilakukan secara higienis dan efisien.
“Saya berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin setiap anak di Makassar tumbuh sehat dan kuat, karena dari merekalah masa depan kota ini dibangun,” tegasnya.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam kesempatan yang sama menilai Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pelaksanaan program gizi nasional yang terintegrasi.
Ia menyebut kolaborasi lintas pemerintahan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi daerah dengan program prioritas nasional.
Dengan kehadiran dapur MBG di Tamalate, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi seimbang semakin meningkat.
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan gizi antarwilayah, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan dapur sehat serupa di kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. (**)












