MAKASSAR — Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Tinumbu Lorong 132, RT 002/RW 002, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, pada Sabtu dini hari, 10 Oktober 2026, sekitar pukul 03.00 WITA.
Berdasarkan laporan awal Tim Regu I Posko Mulia Ujung Tanah BPBD Kota Makassar, kebakaran tersebut mengakibatkan 8 bangunan semi permanen mengalami kerusakan berat, terdiri atas 7 rumah dan 1 gudang.
Peristiwa ini bermula ketika salah seorang warga melihat asap keluar dari salah satu rumah kontrakan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga lainnya, sebelum informasi diteruskan ke Posko Mulia Ujung Tanah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
33 Jiwa dari 9 Kepala Keluarga Terdampak
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 9 kepala keluarga (KK) atau 33 jiwa terdampak. Berdasarkan pendataan awal, warga terdampak berasal dari keluarga Rizal Razak, M. Yunus, Burhan, Nuryani Anti, Sawati, dan Dg. Halusu.
Dalam laporan awal, tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia.
15 Armada Dikerahkan untuk Penanganan
Upaya penanganan dilakukan dengan melibatkan 15 unit armada pemadam kebakaran dari Mako Damkar dan Posko Ujung Tanah. Unsur BPBD, Damkar, TNI, Polri, serta pemerintah setempat turut terlibat dalam proses penanganan di lokasi.
Evakuasi dan pemadaman telah dilakukan guna mengendalikan situasi serta mencegah dampak yang lebih luas. Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hingga laporan awal disusun, belum terdapat posko pengungsian yang didirikan di lokasi kejadian.
Bantuan Kebutuhan Dasar Menjadi Prioritas
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga terdampak, diperlukan bantuan berupa terpal, family kit, dan makanan siap saji.
BPBD Kota Makassar terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan dampak kejadian serta pendataan kebutuhan masyarakat yang terdampak kebakaran.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak aman. Warga diharapkan memeriksa kondisi kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.
BPBD Kota Makassar berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan dan kewenangan. (**)












