STIA YAPPI Makassar Sosialisasikan PPKPT kepada Mahasiswa Baru, Tegaskan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

  • Bagikan

MAKASSAR — Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) YAPPI Makassar memberikan penguatan kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan melalui Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).

Sosialisasi tersebut menjadi salah satu materi penting dalam rangkaian Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru yang dilaksanakan di Kampus 2 STIA YAPPI Makassar, Jalan Abd. Kadir, Jumat, 4 September 2026.

Materi PPKPT disampaikan oleh Muhammad Anas, S.Sos., M.M., selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) PPKPT STIA YAPPI Makassar.

Tegaskan Kampus Harus Aman dan Nyaman

Dalam pemaparannya, Muhammad Anas menekankan bahwa lingkungan perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika, terutama mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Ia menegaskan bahwa kehidupan kampus harus dijauhkan dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk perundungan (bullying), intimidasi, diskriminasi, kekerasan fisik maupun psikis, serta pelecehan dan kekerasan seksual.

Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan kekerasan perlu diberikan sejak mahasiswa pertama kali memasuki lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut penting agar mahasiswa memahami batas-batas perilaku, menghargai hak dan martabat orang lain, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menemukan atau mengalami tindakan kekerasan.

“Lingkungan kampus harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh mahasiswa. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan, perundungan maupun pelecehan seksual. Karena itu, diperlukan kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk saling menghormati serta menjaga lingkungan akademik yang sehat,” tegas Muhammad Anas dalam sosialisasi tersebut.

Mahasiswa Baru Dibekali Pemahaman PPKPT

Melalui sosialisasi PPKPT, mahasiswa baru diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan, identifikasi, pelaporan, serta penanganan berbagai bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa juga didorong untuk tidak menganggap tindakan perundungan, intimidasi maupun pelecehan sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan kampus. Setiap mahasiswa memiliki hak untuk memperoleh rasa aman serta mendapatkan perlakuan yang bermartabat selama mengikuti proses pendidikan.

Keberadaan Satgas PPKPT STIA YAPPI Makassar menjadi bagian dari komitmen institusi dalam melakukan upaya pencegahan sekaligus menyediakan mekanisme penanganan terhadap dugaan tindakan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas diharapkan tidak hanya berperan ketika terjadi laporan, tetapi juga aktif melakukan edukasi, sosialisasi, dan penguatan kesadaran kepada seluruh unsur sivitas akademika mengenai pentingnya membangun budaya kampus yang saling menghargai.

Bangun Budaya Akademik yang Saling Menghormati

Sosialisasi kepada mahasiswa baru juga menjadi langkah preventif untuk membangun budaya akademik yang berlandaskan etika, penghormatan terhadap martabat manusia, kesetaraan, tanggung jawab, dan kepedulian antarsesama.

Mahasiswa diharapkan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang kondusif dengan menghindari tindakan maupun perkataan yang dapat merendahkan, mengintimidasi, melecehkan atau menimbulkan rasa tidak aman bagi orang lain.

Selain itu, mahasiswa didorong untuk memiliki keberanian melaporkan dugaan kekerasan melalui mekanisme yang tersedia apabila mengetahui, menyaksikan, atau mengalami tindakan yang bertentangan dengan prinsip keamanan dan kenyamanan di lingkungan perguruan tinggi.

Komitmen STIA YAPPI Makassar Ciptakan Kampus Bebas Kekerasan

Pelaksanaan sosialisasi PPKPT dalam rangkaian Pengenalan Kampus menegaskan komitmen STIA YAPPI Makassar untuk tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, sehat, bermartabat, dan mendukung perkembangan mahasiswa.

Upaya pencegahan kekerasan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kampus, mulai dari pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, Satgas PPKPT hingga mahasiswa.

Dengan pemahaman yang diberikan sejak awal kepada mahasiswa baru, STIA YAPPI Makassar berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk saling menjaga, menghormati, dan menciptakan kehidupan kampus yang terbebas dari kekerasan, perundungan, intimidasi, serta pelecehan seksual.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi pesan bahwa lingkungan pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan institusi menghadirkan ruang belajar yang memberikan rasa aman, nyaman, setara, dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *