MAKASSAR — Dinas Kebudayaan Kota Makassar terus memberikan ruang bagi para pelaku seni dan budaya untuk tampil di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Pesta Rakyat yang digelar di sejumlah kecamatan di Kota Makassar.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, mengatakan pihaknya menerima sejumlah permintaan dari kecamatan, termasuk Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Mariso, untuk menghadirkan penari binaan Dinas Kebudayaan dalam kegiatan Pesta Rakyat.
“Memang ada permintaan dari beberapa kecamatan, seperti Tamalate dan Mariso, untuk menampilkan penari kami dari Dinas Kebudayaan. Mereka merupakan penari dari sanggar binaan kami,” ujarnya.
Selain tari tradisional, Dinas Kebudayaan juga menampilkan kelompok musik Tanjidor serta musik tradisional Orkes Riolo. Penampilan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.
“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Masyarakat sangat menyukai penampilan penari maupun musik tradisional kita. Ini menjadi salah satu bentuk bagaimana kita memberikan ruang kepada penari-penari dan pelaku musik tradisional untuk terus berkarya,” jelasnya.
Andi Patiware menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut apabila ke depan terdapat permintaan dari masyarakat maupun pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Ia juga mengungkapkan rencana Dinas Kebudayaan untuk menggelar lomba tari sebagai bagian dari upaya mendorong generasi muda agar semakin mencintai dan melestarikan budaya lokal.
“Kalau ada permintaan ke depannya, tentu akan kita lanjutkan. Bahkan kita juga merencanakan lomba tarian. Anggarannya akan kami siapkan, dan untuk lokasi perlombaannya belum kami tentukan, tetapi tentunya akan dilaksanakan di Kota Makassar,” pungkasnya. (fly)












