MAKASSAR — Lurah Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Muthmainnah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan tanaman obat tradisional sebagai salah satu upaya mendukung kesehatan keluarga dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Kesehatan Tradisional yang digelar di wilayah Kelurahan Panaikang, Jumat (23/10/2026).
Dalam sambutannya, Lurah Panaikang, Muthmainnah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional bagi kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional bagi kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong penghijauan di setiap wilayah kelurahan.
Tanaman yang ditanam, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat keluarga (TOGA), seperti kunyit putih, kunyit kuning, serta berbagai jenis tanaman herbal lainnya.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan sekitar dengan menanam berbagai tanaman obat yang memiliki manfaat bagi kesehatan keluarga dan masyarakat.
“Diharapkan ke depannya, masyarakat dapat bersama-sama memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat yang bermanfaat bagi kesehatan,” tuturnya.
Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan kekayaan alam sebagai salah satu upaya mendukung kesehatan secara tradisional.
Dengan adanya pemanfaatan tanaman obat keluarga, lingkungan diharapkan menjadi lebih hijau, produktif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (mga/fly)












