Lurah Masale Dorong Pengunjung CFD Boulevard Pilah Sampah Sebelum Dibuang

  • Bagikan

MAKASSAR — Pemerintah Kelurahan Masale terus mendorong kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, khususnya di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard Makassar yang ramai dikunjungi masyarakat setiap akhir pekan.

Lurah Masale, Andi Achmad Ginastiar Makkarumpa, mengatakan pemilahan sampah menjadi salah satu hal yang terus disosialisasikan kepada masyarakat dan pengunjung CFD Boulevard.

Menurutnya, sebagian warga sudah mulai terbiasa memilah sampah sebelum membuangnya. Namun, edukasi dan sosialisasi tetap dilakukan secara rutin agar kebiasaan tersebut semakin melekat di tengah masyarakat.

“Di Kelurahan Masale, warga sudah mulai membiasakan memilah sampah. Setiap hari Minggu, pengelola juga melakukan sosialisasi terkait pemilahan sampah,” ujar Andi Achmad.

Ia menjelaskan, pengelola CFD juga telah menyediakan fasilitas tempat sampah untuk mendukung proses pemilahan. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan terlebih dahulu memilah sampah sesuai jenisnya sebelum dibuang.

“Pengelola menyiapkan tempat sampah dan memberikan edukasi kepada warga. Jadi, sebelum membuang sampah, diharapkan masyarakat memilah terlebih dahulu,” katanya.

Andi Achmad menambahkan, pemerintah kelurahan berperan sebagai pengawas, sementara pengelola menjadi pelaksana yang memberikan fasilitas serta edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut telah dilakukan secara rutin dalam beberapa pekan terakhir.

Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat, sehingga persoalan sampah di kawasan CFD Boulevard dapat ditangani secara bersama-sama.

“Kami berharap para pengunjung CFD sama-sama memilah sampah terlebih dahulu. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah juga sejalan dengan perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap persoalan persampahan, termasuk kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Karena itu, ia mengajak seluruh pengunjung dan masyarakat untuk tidak hanya menjaga kebersihan saat berada di kawasan CFD, tetapi juga membiasakan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari.

“Fasilitas dan edukasi sudah disiapkan. Tinggal bagaimana kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” pungkasnya. (fly)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *